Jumat, 20 FEBRUARI 2026 • 11:30 WIB

Peresmian Klinik UMKM Minang Bangkit: Bentuk Dorongan Pemprov Sumbar Guna Bangkit dan Pulihkan Lagi UMKM Pasca Bencana Hidrometeorologi

Author

Ilustrasi pelaku UMKM bangkit kembali (Freepik/freepik)

Sumbar - Pasca bencana hidrometeorolgi yang menimpa Provinsi Sumatera Barat, pada akhir tahun 2025 lampau tidak hanya mengakibatkan adanya korban jiwa, lahan dan infrastruktur saja. Akan tetapi bencana yang terjadi ini, juga mengakibatkan hilangnya mata pencarian masyarakat. Terutama bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil Menengah (UMKM). 

Dalam menindaklanjuti hal tersebut, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bersama dengan Kementrian Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) Republik Indonesia, akhrinya meresmikan Klinik UMKM Minang Bangkit. Sebagai suatu pusat koordinasi dan layanan terpadu, pemulihan UMKM Pascabencana. Kegiatan ini berlangsung pada hari Jumat, 23 Januari 2026 yang berlangung di Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sumatera Barat. 

Klinik UMKM Minang ini dirancang, guna sebagai command center dan juga service center yang mengintergrasikan adanya pendmapingan usaha, pemulihan pascabencana, sampai penguatan UMKM secara berkelnjutan. Dengan adanya ini, maka dapat dipastikan keberpihakan negara terhadap pelaku usah kecil yang terdampak, dan juga memperkuat adanya ketahanan ekonomi di daerah. 

Baca juga: Melamar Kerja Diminta Lampirkan SKCK? Berikut Cara membuat SKCK di Kota Bukittinggi

Pada kesempatan ini, Wakil Mentri UMKM Republik Indonesia Helvi Yuni Moraza, turut mengapresiasi kinerja dari Pemeprintah Provinsi Sumatera Barat, yang telah dinilai sebagai salah satu daerah yang masuk tercepat dalam penanggulangan bencana. Dia menyatakan, pemulihan UMKM adalah bagian penting dari adanya kepedulian Presiden, kepada masyarakat yang terdampak bencana. Dikarenakan UMKM merupakan denyut utama perekonomina di daerah. 

Dia juga turut menekankab, klinik ini tidak hanya berfokus pada pemulihan secara usaha saja. Akan tetapi, juga memperhatikan adanya aspek mental dan juga psikologis pada pelaku UMKM. Agar kebangkitan ekonomi bisa tetap berjalan utuh serta berkelanjutan. Klinik UMKM Minang Bangkit ini, diluncrukan dengan semangat “Mambangkik Batang Tarandam”, ini juga sebagai simbol kebangkitan UMKM di Sumatera Barat. 

Baca juga: Berbuka Dulu atau Mendahulukan Shalat Magrib? Berikut Penjelasannya Lengkap Dengan Sunnah Berbuka Sesuai Dengan Sunnah Rasulullah

Gubernur Provinsi Sumbar, Mahyeldi Ansharullah juga menegaskan kehadiran dari Klinik Minang Bnagkit ini, adalah sebuah langkah yang strategis, juga mengingat Sumbar ini memiliki ada sekitar 740 ribu unit UMKM, yang turut menjadi tulang punggung ekonomi daerah. 

Bencana tahun lalu, mengakibatkan berbagai dampak yang cukup serius, pada pelaku UMKM. Baik dari rusaknya tempat usaha, kehilangan peralatan produksi, terputusnya rantai distribusi sampai penurunan omzet. Dia juga menegaskan bahwa, klinik ini UMKM akan mendapatkan adanya pendampingan terpadu, dari pemulihan usaha pascabencana, konsultasi manajemen, fasilitas perziiznan, dan adanya dukungan pemasaran yang berbasis secara digital. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Website Dinas Komunikasi Informatika Dan Statistik Provinsi Sumbar

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU